Minggu, 26 Januari 2014

Bahaya Dehidrasi (bagian 1)

Pernahkah kita berpikir, unsur atau elemen apa yang terpenting dalam tubuh kita….? Jawabannya adalah “Air….!”. Air adalah sarana transportasi utama dari tubuh untuk mengirimkan zat-zat gizi ke semua sel. Air juga penting untuk pencernaan – menolong kita untuk menyerap, mengasimilasi dan membuang. Tubuh kita bisa dapat bertahan selama sekitar lima minggu tanpa makanan, tetapi manusia rata-rata hanya dapat bertahan lima hari saja tanpa air.
Berikut ini adalah beberapa fakta yang mengagumkan tentang air :
  • Kira-kira 60 persen dari tubuh kita terdiri dari air. 
  • Kira-kira 75 persen dari otot-otot kita terdiri dari air.
  • Kira-kira 75 persen dari otak kita terdiri dari air.
  • Kira-kira 82 persen dari darah kita terdiri dari air.
  • Kira-kira 25 persen dari tulang-tulang kita terdiri dari air 
Hanya sedikit orang yang menyadari bahwa manusia rata-rata membutuhkan sekitar 3 liter air setiap hari. Tubuh kita biasanya menerima satu liter air dari makanan yang kita makan, dan sebagai tambahannya kita memerlukan dua liter air lainnya – dan jika kita hidup di daerah yang berudara panas, maka dibutuhkan lebih dari itu.

Mungkin Anda bertanya, “Bagaimana dengan roti pangang, hamburger, kentang bakar atau sepotong apple pie….?” Sayangnya, makanan dari tepung, daging yang telah dimasak dan kebanyakan lemak hanya mengandung sedikit air. Jadi, jika itu adalah makanan sehari-hari Anda, maka itu tidak akan mencukupi kebutuhan air Anda. Namun, jika Anda makan banyak buah dan sayuran, Anda kemungkinan besar sudah memperoleh satu liter sebagai batas minimum kebutuhan air Anda.
Jika kemudian Anda berkata, “Saya tidak khawatir dengan hal itu, karena saya minum kurang lebih dua atau tiga liter es teh setiap hari – setidaknya itu telah mencukupi kebutuhan air saya.”

Kopi, teh dan minuman soda adalah minuman yang mengandung kafein. Itu tidak memenuhi kebutuhan air Anda, karena kafein bersifat diuretis (menyebabkan sering buang air kecil) dan sebenarnya membuat kita kehilangan air. Tanaman dan pohon-pohon yang kekurangan air akibatnya akan gagal panen atau mati.

Apakah kita menyadari bahwa hal yang sama pun mungkin terjadi pada kita karena kita “kekurangan air ?” Apa akibat dari kurangnya minum air ? Jaringan-jaringan dalam tubuh kita akan mengalami kekurangan air, dan mungkin kita akan mengalami dehidrasi kronis. Mulut yang kering merupakan tanda terakhir dari dehidrasi. Jika tanda-tanda peringatan itu diabaikan dan kita tidak memberikan air yang dibutuhkan oleh tubuh, masalah yang serius akan terjadi. Lebih khusus lagi, kita pun mengundang munculnya penyakit-penyakit rectal (berkaitan dengan dubur) – sakit ketika buang air besar, diverticulosis (adanya banyak divertikel = penonjolan keluar abnormal berbentuk kantong pada saluran atau alat berongga), sembelit kronis dan wasir. 

Kekurangan unsur utama ini juga dapat menyebabkan varises, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, asma, alergi, hiatal hernia, tukak lambung, radang sendi, sakit punggung dan leher, sakit kepala, lemah ingatan, kolesterol tinggi dan batu ginjal. Disinilah letak kepentingan dari pemenuhan kebutuhan air itu. Setiap fungsi dari tubuh kita berhubungan dengan aliran darah yang membawa zat-zat gizi, hormon dan elemen-elemen lainnya pada jaringan-jaringan tubuh. Zat-zat gizi itu pertama-tama dialirkan ke organ-organ vital : otak, jantung, ginjal, hati dan paru-paru. Ikuti ini dengan cermat. Kekurangan air akan menyebabkan kita kehilangan volume air didalam sel, yang mempengaruhi efisiensi pengiriman zat-zat gizi dan pembuangan limbahnya. Apa akibatnya…..? Kita tidak memiliki cukup gizi dalam sel-sel kita, sebaliknya kita memiliki lebih banyak limbah dalam sel-sel tersebut. 

Bayangkan, gejala-gejala yang terjadi akibat dehidrasi kronis diungkapkan oleh tubuh yang sedang menjerit : “Tolong ! Aku haus. Aku sangat butuh air !” Bagi kebanyakan orang, gejala-gejala itu ditemukan oleh dokter-dokter mereka. Tetapi, bukannya mengobati pasien tersebut dengan air, dokter-dokter itu sering menulis sebuah resep, dan kita (pasien) segera pergi ke apotek. Obat itu memang melenyapkan “sinyal minta tolong itu” dan untuk sementara waktu menunda jeritan itu lagi. Tanpa menyadari bahwa kita sedang terjebak dalam suatu lingkaran yang semakin buruk. Kita meminum obat untuk suatu kondisi tubuh tertentu, sedangkan suatu gejala yang lain mulai memburuk. Kita membeli resep obat untuk gejala tersebut dan gejala ketiga muncul. Informasi ini bertujuan untuk mencegah Anda mengkonsumsi obat-obatan semacam itu. Mengapa…? Karena satu kali Anda mulai, itu menjadi suatu lingkaran setan – sesuatu yang sulit dihentikan. Setelah beberapa waktu, ginjal Anda tidak lagi dapat berfungsi dengan baik, dan Anda mungkin akan menemukan diri Anda pada posisi dimana harus meminum obat-obatan itu. 

Sumber: Don Colbert, M.D. What you don't know may be killing you.  Baca Selanjutnya....

Rabu, 22 Mei 2013

Agro & Food Expo 2013 - Indonesia International Agriculture Food & Beverage Exhibition



Dalam rangka pengembangan Rempah dan Jamu sebagai salah satu produk unggulan asli Indonesia, PT. MEDDIA Herbal turut berpartisipasi dalam Acara Agro and Food Expo 2013 dan menjadi salah satu pembicara pada acara Talkshow “Pemanfaatan Jamu untuk Mengatasi Ketergantungan Narkoba” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian.

PT. MEDDIA Herbal, terus bergerak dinamis seiring tuntutan perkembangan akan kebutuhan untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit, dengan memadukan kekuatan alami yang dimiliki alam tropis Indonesia dan kekuatan intelektual pendirinya dengan tetap memegang teguh prinsip “rasionalitas – ilmiah”.
Kini kami hadir dalam pameran :
AGRO & FOOD EXPO 2013

23 – 26 MEI 2013

HALL B, JAKARTA CONVENTION CENTER

STAND NO. 18 – 18 A

untuk memberikan solusi pengobatan ataupun pemeliharaan kesehatan secara alami.


Sehat Membangun Bangsa Bersama Herbal MEDDIA
Baca Selanjutnya....