Rabu, 29 Januari 2014

Bahaya Dehidrasi (bagian 2)



Untuk memahami lebih baik hubungan esensial antara air dan kesehatan yang baik, marilah kita melihat enam kondisi umum.

1.  RADANG SENDI 

Pada suatu titik tertentu dalam keidupan hampir setiap orang dipengaruhi oleh radang sendi atau sakit leher dan punggung. Sakit pinggang atau leher dapat disebabkan oleh piringan sendi yang sudah tidak efektif lagi fungsinya karena tidak adanya cukup cairan dalam piringan sendi itu. Punggung kita memiliki piringan sendi di antara tulang-tulang yang terdiri dari suatu bahan berserat yang disebut anulus fibrosus. Bagian ini penuh dengan zat yang seperti jeli yang disebut nucleus pulposus. Sebesar 75% dari berat tubuh bagian atas kita didukung oleh nucleus pulposus, yang merupakan cairan di dalam piringan sendi tersebut. Hanya 25% dari berat tubuh bagian atas kita yang didukung oleh anulus fibrosus. Dengan demikian, ketika piringan sendi kita mengalami dehidrasi sendi-sendi itu cenderung mudah tergeser tempatnya atau menonjol dan berkembang menjadi penyakit radang sendi atau artritis. Itu serupa dengan mengemudikan mobil dengan ban kempes. Setelah beberapa waktu ban itu akan menjadi rusak dan bahkan pecah. Itu sama seperti persendian kita. Jika kita tetap dalam keadaan dehidrasi selama dalam waktu periode yang cukup lama, kita sedang menuju pada kemerosotan kesehatan yang serius.


Tulang rawan mempunyai permukaan yang halus seingga persendian dapat bergerak dengan mudah ketika kita menggerakkannya. Tulang rawan itu kira-kira lima kali lebih licin daripada es, dan 80% dari tulang rawan itu berisi air. Sepanjang tulang rawan itu memperoleh air yang cukup, kemungkinan terjadi pergesekan kecil, dan persendian kita akan tetap sehat. Namun jika tulang rawan itu mengalami dehidrasi, kemungkinan terjadinya pergesekan itu besar dan dengan demikian mengarah pada radang sendi.
Menghindari penyakit radang sendi merupakan salah satu alasan penting untuk minum sebanyak dua liter air setiap hari, itu adalah pencegahan yang tepat.

2. TEKANAN DARAH TINGGI 


Dalam pembahasan terdahulu kita sudah melihat bahwa tubuh mendistribusikan air pertama-tama ke organ vital kita (otak, jantung, ginjal, hati dan paru-paru). Ketika itu terjadi, aliran air mungkin dipersempit kedaerah-daerah lainnya untuk dapat memompa ke daerah-daerah vital ini terlebih dahulu. Apa akibatnya...? Pembuluh-pembuluh darah kita mungkin menyempit untuk dapat memompa darah keatas.

Kita pasti memperhatikan bahwa ketika kita menyempitkan selang air, maka aliran air menjadi semakin kencang. Seperti itulah bekerjanya pembuluh darah kita. Dengan menambah kosumsi air kita, kita menolong pembuluh-pembuluh darah kita untuk dapat terbuka, dengan demikian menghindari peningkatan tekanan darah kita. Ketika seseorang menderita tekanan darah tinggi, ia diberikan obat untuk dapat membuka atau meluaskan jalur lalu lintas utama itu.

Saya yakin cara terbaik untuk mencapai hal itu adalah dengan minum air. Jika tekanan darah tinggi diketahui lebih awal, minum dua hingga tiga liter air setiap hari dapat mengurangi tekanan darah tinggi sampai ke tingkat yang normal. Mengapa saya mengatakan “diketahui lebih awal...?” jika penyakit itu telah berkembang sampai merusak ginjal anda, maka ginjal itu tidak dapat menyaring air dengan baik. Dalam kasus yang seperti itu, minum air dua hingga tiga liter sehari mungkin akan menyebabkan edema, yaitu pembengkakan akibat penimbunan cairan yang berlebihan didalam jaringan. Adalah penting memulai proses ini sedini mungkin supaya kita tidak tergantung pada obat-obatan tertentu.

3. HIATAL HERNIA

Ketika para wanita menginjak masa usia kehamilan tujuh dan sembilan bulan, mereka selalu mengalami hiatal hernia – penonjolan perut sampai ke diafragma. Ini terjadi karena janin yang semakin berkembang menyebabkan uterus menekan perut. Ketika para wanita ini berbaring asam perut akan naik, dan akan mengalami gejala-gejala seperti rasa panas dalam perut, kesulitan pencernaan dan hiatal hernia. Tetapi setelah melahirkan, semua gejala itu biasanya lenyap.

Dewasa ini, saya melihat wanita paro baya berjalan kesana kemari seolah-olah mereka sedang hamil sembilan bulan karena berat badan mereka. Perut mereka terdorong keatas hingga diafragma, dan kita melihat hiatal hernia mereka karena berat badan dan tekanan yg semakin meningkat.

Dua cara penanganan terbaik untuk kondisi ini adalah memenuhi kebutuhan anda setiap hari dan mengikuti program penurunan badan . tetapi jangan minum air tiga atau empat jam sebelum tidur, karena penyakit pembakaran asam biasanya terksit dengan hiatal hernia. Jadi minum air sebelum tidur dapat mengalir kembali dan meyebabkan rasa panas didalam perut.
4. TUKAK LAMBUNG

 Hanya sedikit orang yang menyadari bahwa mengkonsumsi air secara teratur dapat mengurangi tukak lambung. Orang yang tidak minum air yang cukup yaitu dua liter setiap hari berada dalam kondisi kekurangan air. Pikirkan lagi tentang program pendistribusian tubuh yang menghantarkan cairan yang berharga ini ke organ-organ vital. Ketika seseorang mengalami kekurangan air, karena tubuh mengirimkan air ke organ-organ vital terlebih dahulu, maka kemungkinan tidak ada cukup air untuk mengairi lapisan lendir dalam perut kita, yang 98% terdiri dari air. Lapisan lendir itu melindungi kita dari asam perut. Lapisan lendir itu menjadi semakin kental supaya asam itu tidak membakar lapisan perut. 
 Ingat air bukan obat yang mahal, yang menyediakan pembebasan dari penyakit tukak lambung. Juga, sekarang sudah dibuktikan bahwa kebanyakan tukak lambung disebabkan oleh bakteri yang disebut Helicobacter pylori. Produksi asam lambung yang rendah dapat menyebabkan berkembangnya bakteri ini. Kebanyakan obat tukak lambung itu untuk mengurangi atau menetralisir asam, dengan demikian memudahkan perkembangan bakteri dan menciptakan lingkaran setan. 

5. ASMA

Dapatkah air mengurangi pengaruh-pengaruh dari penyakit asma...? Tentu saja. Pembuluh tenggorokan kita – jalur lalu lintas udara – membutuhkan air untuk memperoleh kelembaban supaya tidak mengerut.
Para penderita asma biasanya memiliki tingkat histamin yang tinggi. Histamin adalah neurotransmitter (suatu zat kimia yang dilepaskan dari suatu urat saraf yang mempengaruhi transfer dari suatu gerakan ke suatu urat saraf atau otot lainnya) yang menyebabkan kontraksi otot pada pembuluh tenggorokan, yang menyebabkan gejala-gejala penyakit asma. Penyelidikan terhadap hewan telah menunjukkan bahwa produksi histamin akan berkurang apabila konsumsi air ditingkatkan. Air juga merupakan penanganan yang sangat baik untuk alergi karena biasanya terkait dengan peningkatan histamin. Meningkatnya histamin menyebabkan mata gatal, suara sengau dan gejala-gejala alergi lainnya.

6. PENYAKIT ALZHEIMER

Dapatkah air mengurangi resiko demensia (kemunduran inteligensia) dan penyakit Alzheimer...? Pikirkan sejenak mengenai otak kita. Sekarang pikirkan sebuah prem (buah plum). Tanpa air, buah itu akan mengerut dan kering. Dalam otak, sel-sel dapat mengalami dehidrasi karena kekurangan air. Tanpa air yang cukup, otak tidak memperole makanan yang cukup, dan itu dapat menyebabkan kesulitan dalam pembuangan limbah-limbahnya. Jadi saya percaya bahwa dehidrasi dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.
Ingat, 75 % otak kita terdiri dari air. Jadi, dapatkah kita melihat mengapa seharusnya kita tidak mengijinkan otak mengalami dehidrasi? Untuk informasi lebih lanjut mengenai penggunaaan air untuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit, saya dapat menyarankan anda membaca buku Your body’s many cries for water oleh Dr. Batmanghelidj. 

Sumber: Don Colbert, M.D. What you don't know may be killing you.  Baca Selanjutnya....